Translate your Languages

Senin, 09 September 2013

Tidak Ada Gunanya Membenci ^^

Sebenernya saya dapet artikel ini udah lama sekali tapi menurut saya artikel ini sangat luar biasa. saya tidak tau ini artikel siapa karena saya dapat artikel ini juga dari teman saya. artikel ini yang membuat saya tersentuh ketika ada masalah dengan teman saya yang membuat saya enggan untuk memperpanjang masalah. semoga bermanfaat, ayo menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama, jauhi permusuhan, selamat membaca :)





Kisah ini terjadi di salah satu TK (taman kanak-kanak), pada suatu hari, guru TK tersebut mengadakan permainan dengan menyuruh setiap muridnya untuk membawa sebuah kantong plastik transparan dan kentang.
Masing-masing kentang tersebut di beri nama berdasarkan nama orang yang di benci. jadi, setiap anak membawa jumlah kentang yang berbeda sesuai jumlah orang yang mereka benci. pada hari yang disepakati, semua murid membawa kantong plastik berisi kentang ke sekolah. ada yang berjumlah dua, ada yang tiga, bahkan ada yang lima buah.
Seperti perintah guru mereka, tiap-tiap kentang diberi nama orang yang mereka benci. murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang itu kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun. hal itu berlangsung selama satu minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang. selain berat, baunya juga tidak sedap. setelah satu minggu, murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
"Bagaimana rasanya membawa kentang selama satu minggu?" tanya sang guru.
Segera keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut. pada umumnya mereka merasa tidak nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi. guru pun menjelaskan apa arti dari "permainan" yang mereka lakukan. "seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa bila kita tidak bisa memaafkan orang lain."

RENUNGAN

Sungguh tidak menyenangkan membawa-bawa barang busuk kemanapun kita pergi. baru satu minggu saja kita sudah tidak tahan, apalagi jika kita membawa kebencian itu seumur hidup? alangkah tidak nyamannya.
Tuhan mengajarkan kita untuk selalu mengampuni kesalahan orang lain. kita saja selalu memohon ampun pada Tuhan. Bagaiman Tuhan bisa mengampuni bila kita menyimpan dendam di dalam hati?
Seperti sebuah rumah. Jika tiap hari kita selalu menimbun sampah, tidak pernah menyapu halamannya, tidak membersihkan lantainya, alhasil rumah akan sangat kotor. Banyak binatang bersarang disitu. Baunya pun tidak enak. Kita bisa sakit jika tinggal di dalamnya.
Sama seperti hati dan pikiran, yang akan membuat kita jatuh sakit bila tidak pernah di bersihkan. salah satu cara membersihkannya adalah dengan mengampuni kesalahan orang lain dan menghapusnya dari ingatan.
Read More..

Minggu, 01 September 2013

Sebaiknya dan Seharusnya ^^

kita itu sebaiknya dan seharusnya :
tetap tertawa walau sebenarnya menangis,
tetap kuat walau sebenarnya sudah g sanggup lagi,
tetap semangat walau tertekan oleh masalah,
tetap sabar dan memandang semuanya baik-baik aja walau sebenarnya terluka,
dan mencoba selalu mengisi hidup ini dengan hal-hal dan pikiran positif..

Karena..
Allah tak pernah salah memberikan ujian kepada hambanya..
Dia juga tak pernah salah memilihkan takdir untuk kita..
Allah pula yang menunjukkan rasa kasih sayang dengan cara terbaik yang telah ditentukanNya..

Jadi mulai sekarang,
belajar bersyukur meski tak cukup,
belajar ikhlas meski tak rela,
belajar taat meski berat,
belajar memahami meski tak sehati,
belajar sabar meski terbebani,
belajar setia meski tergoda,
belajar memberi meski tak seberapa,
belajar mengasihi meski disakiti,
belajar tenang meski gelisah,
belajar percaya meski dikhianati,
belajar mendengar dengan segenap perasaan,
dan belajar menyimpulkan dengan fikiran jernih,
Allah senantiasa memberi senyum di setiap air mata dan memberi hikmah di setiap cobaan..

TETAPLAH TERSENYUM UNTUK SEMUA YANG TERJADI.. :)



Read More..

Jumat, 16 Agustus 2013

Bacalah kawan dan renungkan......

Artikel ini copas loo, kenapa sih copas?

Karena kata-katanya ehemmm luar biasa ;)




Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Ia beri aku kaktus berduri…

 

Aku minta pada Allah binatang yang mungil dan cantik, Ia beri aku ulat berbulu…

 

Aku sedih, protes, kecewa, betapa tidak adilnya ini…

Namun kemudian…

 

Kaktus itu berbunga indah, bahkan sangat indah.

 

Ulat itu tumbuh berubah menjadi kupu – kupu yang sangat cantik.

 

Kadangkala Allah hilangkan sekejap matahari, kemudian Dia datangkan pula guruh dan petir, puas kita menangis mencari dimanakah matahari??

 

Ternyata Allah ingin hadiahkan kita pelangi.

 

Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.

Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Dia memberi apa yang kita perlukan.

 

Jika kita meminta ikan paus, Allah kasih samudra dengan ombak yang besar…

 

Jika kita minta kekayaan, Allah kasih kemiskinan yang berat agar kita bisa kaya lewat usaha sendiri.

 

Jika kita minta jadi orang berhasil, Allah terus kasih Masalah agar kita bisa berhasil menyelesaikannya.

 

Kadang kita sedih, kecewa, terluka…

Tapi jauh di atas segalanya, Dia sedang merajut sesuatu yang terbaik untuk kehidupan kita.

 

Yakinlah kepada Allah…

Dan berusaha.. Jangan hanya berdo’a saja karena Allah hanya memberi fasalitas, kita yang memanfaatkan fasilitas tersebut.

 

Dan ketika ada masalah janganlah berkata “Wahai Allah, Masalahku sangatlah Besar!!” tapi katakanlah “Wahai Masalah!!! Allah Itu Maha Besar!!!!”

 

Yakin saja kepada Allah karena setiap masalah Insya Allah dapat diselesaikan jika kita mau bekerja.

 

Syukurilah apa yang kita punya.

Jangan menunggu bahagia baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka kita kan bahagia.

Read More..

Selasa, 30 Juli 2013

"Ingin dan Butuh" versi "Aku"

Aku terinspirasi dari artikel Dwitasari tentang “Ingin dan Butuh”.

Kita ini pasti punya keinginan masing-masing yang juga pasti ingin terwujud. Keinginan yang sebenarnya sangat kita perjuangkan tapi kita tak tau apakah keinginan itu baik atau tidak untuk kita. Sering banget kan kita ngerasa down, tertekan saat apa yang kita inginkan nggak bisa kita raih. Itu wajar. Tapi ya itu kita harus sabar dan percaya kalo sebenarnya dibalik semua yang terjadi ama kita, baik itu menyenangkan atau menyedihkan, pasti ada hikmah dan pembelajaran yang baik untuk kita, pasti tetap harus kita syukuri.

Aku inget banget eee, pas SD aku ngebet banget pengen masuk SMP yang di deketnya ada orang jualan nasi pecelnya. Pokoknya kalo nggak disana, aku nggak mau sekolah.  Saat itu tesan masuk kelas SBI. Aku belajar dan belajar supaya bisa jebol disana. Tapi belum sempet tes ya gitu eee ternyata nilai IPA-ku di raport nggak memenuhi syarat. Mau nggak mau nggak ikut tes SBI-nya, dan mencoba peruntungan mengikuti tes PSUB SMP 2 Pamekasan. Sedih?? Pasti ee! Nangis malah, maklum anak SD. Kalo nggak lulus di SMP 2 Pamekasan, ya ikut regulernya SMP yang itu lagi. Eh ternyata malah lulus loh di SMP 2 Pamekasan. Awalnya sih tetep nggak mau sekolah di SMP 2 Pamekasan karena jauh dari rumah tapi nggak tau kenapa tetiba ngerasa sreg gitu ke SMP 2 Pamekasan, so aku akhirnya mau daftar ulang SMP 2 Pamekasan. Ternyata apa ee yang aku dapet setelah aku menjalaninya?? NGGAK NYANGKA!!! Aku menemukan sahabat-sahabat yang baik dan memahami aku, mengerti aku. Disana aku juga menemukan guru-guru yang luar biasa hebat.

Nggak berbeda jauh saat SMA, aku pengen banget sekolah di SMA yang untuk menuju kesana butuh perjuangan karena ada tanjakannya. Beberapa minggu setelah UN, salah satu SMA favorit (SMA 1 Pamekasan.red) ngadain tes duluan. Awalnya sih nggak mau ikut tesnya coz nggak minat sama sekali. Tapi Mama ngerayu aku untuk ikut tes di SMA 1 Pamekasan, ya buat jaga-jaga gitu. Setelah aku piker-pikir iya deh nggak apa-apa ikut tesnya. Aku pun menjalani seminggu tes masuk SMA 1 Pamekasan. PEsimis sih bakal jebol coz soal matematika, fisika, biologinya susah banget. Tapi ternyata eh ternyata sepulang praktek drama bahasa Indonesia aku ngeliat pengumuman, aku ternyata lulus. Seneng sih, ya namanya aja buat jaga-jaga. Hari, minggu, dan bulanpun berlalu, hingga tibalah tes masuk SMA yang ada tanjakannya itu. Tetiba aja males gitu yang mau ikut tesan, tetiba Mama juga mensugestikan, “nggak capek belajar terus, dek?? Udah masuk SMA 1 aja” dan aku pun kemakan sugesti itu dan memilih SMA 1 Pamekasan.

Jujur aku takut ketika menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di SMA 1 Pamekasan. Kesan “sekolah favorit” membuat aku merinding. Lagi dan lagi setelah menjalani hari-hari di SMA 1 Pamekasan, aku menemukan sesuatu yang baru dan hebat yang mungkin tidak akan aku dapatkan di sekolah lain. Aku juga menemukan teman-teman yang luar biasa hebat dan istimewa. Dari kelas X-A  ampe X-G semuanya berisi orang-orang hebat yang ada di Pamekasan. Di SMA 1 Pamekasan dan dari mereka, aku mendapat pengalaman, pelajaran, sesuatu, dan kenangan-kenangan yang karena keterbatasan bahasa aku nggak bisa mendeskripsikannya dalam kata-kata. Hingga saat aku harus berpisah dengan mereka pun masih ada saja kejadian luar biasa yang aku dapatkan dari mereka.

Lulus SMA – melanjutkan kuliah. Saat undangan aku menulis “FKH IPB” dan aku amat sangat berharap jebol disana. Ternyata apa?? aku nggak lulus disana. Down? Pasti! Tapi Allah menggantinya dengan insyaAllah yang baik untukku. Berkaca dari pengalaman SMP dan SMA, mungkin fakultas itu nggak sehebat FK dan nggak sekeren Tehnik, tapi aku percaya bahwa itu baik untuk aku.

Hal yang ingin aku sampaikan disini adalah Allah kasih sesuatu yang aku butuhkan dan membuka mata aku bahwa hal yang aku inginkan mungkin saja tak sebaik hal yang aku butuhkan. Jangan menyesal , jangan meratapi kesedihan, jangan patah semangat. Terus berusaha dan berdoa. Aku percaya kok sangat percaya malah kalo kita itu hebat dan kita bisa. Ketahuilah, Allah sedang menyiapkan rencana yang kadang tak dapat kita pahami. Apa yang kita inginkan belum selalu pas dengan yang kita butuhkan. Tapi yang kita butuhkan menurut Allah insyaAllah adalah hal terbaik untuk kita. Allah tau dan pasti akan memberitahu. Tetap semangat, dan percayalah kalo rezeki setiap orang itu tidak akan pernah tertukar :)

#ini versi aku :)
Read More..

Jumat, 07 Juni 2013

Bersyukurlah Kawan ^^


Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri..

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Read More..