Translate your Languages

Selasa, 30 Juli 2013

"Ingin dan Butuh" versi "Aku"

Aku terinspirasi dari artikel Dwitasari tentang “Ingin dan Butuh”.

Kita ini pasti punya keinginan masing-masing yang juga pasti ingin terwujud. Keinginan yang sebenarnya sangat kita perjuangkan tapi kita tak tau apakah keinginan itu baik atau tidak untuk kita. Sering banget kan kita ngerasa down, tertekan saat apa yang kita inginkan nggak bisa kita raih. Itu wajar. Tapi ya itu kita harus sabar dan percaya kalo sebenarnya dibalik semua yang terjadi ama kita, baik itu menyenangkan atau menyedihkan, pasti ada hikmah dan pembelajaran yang baik untuk kita, pasti tetap harus kita syukuri.

Aku inget banget eee, pas SD aku ngebet banget pengen masuk SMP yang di deketnya ada orang jualan nasi pecelnya. Pokoknya kalo nggak disana, aku nggak mau sekolah.  Saat itu tesan masuk kelas SBI. Aku belajar dan belajar supaya bisa jebol disana. Tapi belum sempet tes ya gitu eee ternyata nilai IPA-ku di raport nggak memenuhi syarat. Mau nggak mau nggak ikut tes SBI-nya, dan mencoba peruntungan mengikuti tes PSUB SMP 2 Pamekasan. Sedih?? Pasti ee! Nangis malah, maklum anak SD. Kalo nggak lulus di SMP 2 Pamekasan, ya ikut regulernya SMP yang itu lagi. Eh ternyata malah lulus loh di SMP 2 Pamekasan. Awalnya sih tetep nggak mau sekolah di SMP 2 Pamekasan karena jauh dari rumah tapi nggak tau kenapa tetiba ngerasa sreg gitu ke SMP 2 Pamekasan, so aku akhirnya mau daftar ulang SMP 2 Pamekasan. Ternyata apa ee yang aku dapet setelah aku menjalaninya?? NGGAK NYANGKA!!! Aku menemukan sahabat-sahabat yang baik dan memahami aku, mengerti aku. Disana aku juga menemukan guru-guru yang luar biasa hebat.

Nggak berbeda jauh saat SMA, aku pengen banget sekolah di SMA yang untuk menuju kesana butuh perjuangan karena ada tanjakannya. Beberapa minggu setelah UN, salah satu SMA favorit (SMA 1 Pamekasan.red) ngadain tes duluan. Awalnya sih nggak mau ikut tesnya coz nggak minat sama sekali. Tapi Mama ngerayu aku untuk ikut tes di SMA 1 Pamekasan, ya buat jaga-jaga gitu. Setelah aku piker-pikir iya deh nggak apa-apa ikut tesnya. Aku pun menjalani seminggu tes masuk SMA 1 Pamekasan. PEsimis sih bakal jebol coz soal matematika, fisika, biologinya susah banget. Tapi ternyata eh ternyata sepulang praktek drama bahasa Indonesia aku ngeliat pengumuman, aku ternyata lulus. Seneng sih, ya namanya aja buat jaga-jaga. Hari, minggu, dan bulanpun berlalu, hingga tibalah tes masuk SMA yang ada tanjakannya itu. Tetiba aja males gitu yang mau ikut tesan, tetiba Mama juga mensugestikan, “nggak capek belajar terus, dek?? Udah masuk SMA 1 aja” dan aku pun kemakan sugesti itu dan memilih SMA 1 Pamekasan.

Jujur aku takut ketika menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di SMA 1 Pamekasan. Kesan “sekolah favorit” membuat aku merinding. Lagi dan lagi setelah menjalani hari-hari di SMA 1 Pamekasan, aku menemukan sesuatu yang baru dan hebat yang mungkin tidak akan aku dapatkan di sekolah lain. Aku juga menemukan teman-teman yang luar biasa hebat dan istimewa. Dari kelas X-A  ampe X-G semuanya berisi orang-orang hebat yang ada di Pamekasan. Di SMA 1 Pamekasan dan dari mereka, aku mendapat pengalaman, pelajaran, sesuatu, dan kenangan-kenangan yang karena keterbatasan bahasa aku nggak bisa mendeskripsikannya dalam kata-kata. Hingga saat aku harus berpisah dengan mereka pun masih ada saja kejadian luar biasa yang aku dapatkan dari mereka.

Lulus SMA – melanjutkan kuliah. Saat undangan aku menulis “FKH IPB” dan aku amat sangat berharap jebol disana. Ternyata apa?? aku nggak lulus disana. Down? Pasti! Tapi Allah menggantinya dengan insyaAllah yang baik untukku. Berkaca dari pengalaman SMP dan SMA, mungkin fakultas itu nggak sehebat FK dan nggak sekeren Tehnik, tapi aku percaya bahwa itu baik untuk aku.

Hal yang ingin aku sampaikan disini adalah Allah kasih sesuatu yang aku butuhkan dan membuka mata aku bahwa hal yang aku inginkan mungkin saja tak sebaik hal yang aku butuhkan. Jangan menyesal , jangan meratapi kesedihan, jangan patah semangat. Terus berusaha dan berdoa. Aku percaya kok sangat percaya malah kalo kita itu hebat dan kita bisa. Ketahuilah, Allah sedang menyiapkan rencana yang kadang tak dapat kita pahami. Apa yang kita inginkan belum selalu pas dengan yang kita butuhkan. Tapi yang kita butuhkan menurut Allah insyaAllah adalah hal terbaik untuk kita. Allah tau dan pasti akan memberitahu. Tetap semangat, dan percayalah kalo rezeki setiap orang itu tidak akan pernah tertukar :)

#ini versi aku :)
Read More..

Jumat, 07 Juni 2013

Bersyukurlah Kawan ^^


Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri..

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …
Read More..

Sabtu, 11 Mei 2013

Pengajian Excellent 1st Generation 2007-2010 #Sagas #Zigma

7 Mei 2013, kami Sagas+Zigma ngadain pengajian+bakar-bakar ikan bareng. Rencananya sih bakal mulai sekitar jam setengah 4, ternyata eh ternyata molor ampe jam setengah 5. Alhasil pengajiannya pun cuma bentar tapi tetep khikmad kok :D
Setelah shalat maghrib bersama Bapak Ustadz dan Bapak Kepala Sekolah, Bapak Abdullah, kami pun memulai bakar-bakar ikan. Yang bakar-bakar sih cuma Dika, Danang, Basri, Mbak Lina, Novita, Aji, Zai, Ichod, dll *lupa*, nah sisanya malah duduk manis di teras musholla sekolah :D
Sambil menunggu ikan selesai di bakar, Adek Oci (Rozy,red)+Dayat memimpin acara nyanyi-nyayi :D Adek Oci yang ngejreng gitar, yang lainnya pada nyanyi bareng. Ikannya baru selesai di bakar sekitar jam setengah 9 gitu, udah laper banget itu :D Tapi akhirnya maem juga. Awalnya sih dapet jatah 2 ikan/orang, berhubung banyak yang nggak dateng maka jatahnya pun nambah. Aku pun maem ampe 4 ikan *dapet shadaqah ikan dari Adek Oci* :D sebenernya udah bingung tuh gimana caranya pulang, habis kenyang banget sih. tapi ya syukur bisa pulang, tapi nganter Mami Imas pulang dulu. Ya itulah acaraku dengan teman-teman Excellent 1st Generation :D

Ini nih photo-photonya.
*Rika, Deby, Lulu'

*Alay style *Rika, Deby, Lulu'

*Lulu', Deby Imas

*Deby, Lulu', Rika

*Deby, Lulu', Rika 

*Deby, Imas :*


*atas : Ila, Lina, Zuha, Lulu'
*bawah : Deby, Aini, Imas, Iis, Wulan, Nurul

*atas : Rika, Ila, Aini, Zuha, Wulan
*bawah :Deby, Imas, Iis, Nurul

*atas : Ila, Aini, Zuha, Wulan
*bawah : Deby, Imas, Iis, Nurul

*atas : Riyan, Rika, Ila, Aini, Zuha, Wulan
*bawah : Novita, Deby, Imas, Iis

*atas : Riyan, Rika, Ila, Lulu'
*bawah : Novita, Deby, Imas, Iis

Deby, Aji, Ichod, Riyan, Rika


Deby dan Aji :3

 Zai dan Deby

Deby dan Rozy *with Adek Oci* :*

Deby, Lulu', Rika

Excellent 1st Generation SMPN 2 Pamekasan 2007-2010
7 Mei 2013
Sagas - Zigma
Read More..

Kamis, 02 Mei 2013

RAMIEREZ #PraMOS #BuatIDCard ^^

8 Juli 2012. Kumpul di sekolah, SMAN 1 Pamekasan. Stand by di Kelas X-E. Tujuannya bikin ID Card buat MOS sekalian ngarang lagu buat yel-yel. 32 orang + 4 orang inlok yang setia menemani (yang dua sibuk xD). 21 cowok + 2 inlok cowok, 11 cewek + 2 inlok cewek. #21 cowok = Rafi, Alex, Andre, Andjar, Ardi, Gilang, Milky, Izhar, Kevin, Luki, Alan, Dodo', Erwin, Darma, Rifky, Aldi, Rizqin, Ichod, Yogie, Raka, Putra. #11 cewek = Aifa, Deby, Dani, Juwita, Reni, Ria, Selvi, Ephen, Shelly, Nina, Zuha. #inlok = Mbak Silvia, Mbak Yuyun, Mas Ditho, Mas Ilham, Mas Teguh, Mas Dani. ^^
  

Nina #desainIDCard


Aldi #GuntingKardus


#AransemenLagu

#AransemenLagu

#TesLagu

Deby #NgubahLirik

Mbak Sil dan Gilang #nyantai :D

#DesainIDCard+CariLagu

Gilang

#BikinIDCard

Gilang #NgelemIDCard

Gilang dan Mas Ilham #NgelemIDCard

#GuntingKardus

*malam hari* #BikinIDCard

#IstirahatDulu

Gilang, Mas Ilham, Mas Ghora, Mas ... #Nyantai :D

#MauPulang

Ya itu adalah beberapa foto di RAMIEREZ yang sempat terjepret kamera :D Detik-detik menjelang MOS, dan berbagai persiapan di lakukan tak terkecuali bikin ID Card+Aransemen Lagu buat yel-yel. Jumpa lagi di foto-foto Ramierez edisi berikutnya :D
Read More..

Sabtu, 27 April 2013

Keluarga Kecilku di Ramierez ^^

Tahap pertama zaman putih abu-abuku di kelas X-E SMA Negeri 1 Pamekasan. Aku berada di sebuah kelas yang mungkin keramat dan di pandang sebelah mata sama orang lain. Ada senang, sedih, suka, duka ketika aku ada di kelas itu. RAMIEREZ, nama kelasku. Ramierez itu kalo nggak tengkar nggak lengkap. Tiiiiaaaappp hari tiiiaaappp ada even ini-itu, ada kegiatan ini-itu pasti deh di bumbui dengan tengkar dulu. Tapi ujung-ujungnya kompak dan jadi yang terbaik. Itulah Ramierez.
Tapi tidak selalu hari-hariku di Ramierez di landa "ketegangan". Malahan hanya di Ramierez aku merasa senang setiap hari meskipun di warnai insiden pertengkaran. Dan salah satu alasan kenapa aku suka, betah, dan sangat merindukan masa-masaku di Ramierez adalah ketika aku memiliki keluarga kecil disana. 4 cowok yang kece-kece adalah penyemangatku melewati hari-hariku di Ramierez. Mereka adalah Luki, Gilang, Ardi, dan Yogie.



Keluarga pertama di Ramierez adalah Luki Mufti Fikri, panggilannya Luki. Dia ini orang Sumenep. Awalnya sih rada canggung soalnya beda kota tapi makin lama kok makin keliatan ya sifat aslinya :D Suatu hari, detik-detik pemilihan Ketua OSIS. Saat itu aku duduk-duduk bareng Luki dan Zuha di depan kelas. Awalnya ngomong-ngomong nggak jelas, tiba-tiba terciptalah sebuah pembicaraan.
Luki : Aku pengen jadi anggota OSIS.
Zuha : yaudah nyalonin sana!
Deby : Tapi ntar sibuk loh, Luk.
Luki : Aku kerjanya cuma pas MOS doank,jadi nggak bakal sibuk.
Zuha : koq gitu?
Luki : Kan enak ntar di kejar adek-adek kelas minta tanda tangan. Pas bilang gini, "Mas Luki Mas Luki, minta tandatangannya donk!". Hahahah *di sertai gaya*
Zuha+Deby : Hahahhahaha
Zuha : jadi OSIS cuma mau di panggil Mas doank ama adek kelas?
Luki : Iya. Hahahaha kalian juga panggil aku Mas donk.
Deby : nggak usah kelamaan nunggu MOS, sekarang kita manggil kamu Mas deh. Mas Luki. Hahahhaa
Ya itulah sejarah terciptanya hubungan persodaraanku dengan Luki eh Mas Luki :D



Tak lama setelah dicetuskannya panggilan "Mas" untuk Luki, maka ada bau-bau iri dari salah satu orang. Siang itu aku duduk di bangku depan pojok deket pintu. Tiba-tiba datanglah Gumilang Kurnia Akbar, Gilang. Dia protes ke aku gara-gara kenapa tidak ada panggilan khusus untuk dia seperti Luki. Aku pun hanya diam dan mendengarkan ocehan Gilang, sambil mikir panggilan apa ya yang cocok buat Gilang. Pernah tuh Gilang ngefans sama Denny Sumargo, yaudah aku panggil Gilang --> Gilang Sumargo *kepanjangan*. Akhirnya di ubah menjadi Bona ketika dia ngefans sama pebulutangkis Bona Septano. Pernah juga manggil Gilang dengan panggilang Lang Wei *Lee Chong Wei*. Hingga sampailah pada suatu siang yang terik.
Gilang : aku pengen punya panggilan kayak Luki!
Deby : Iya itu udah aku panggil Gilang Sumargo, Bona, masih kurang?!
Gilang : Nggak mau! Maunya panggilan yang belum di pake sama orang-orang.
Deby : apah, Gil? Mas Gilang aja biar samaan. Kan lucu kalo sama.
Gilang : Nggak mau! Pokoknya harus beda!
Deby : Yowes, apa? Kakak? Abang? Koko?
Gilang : Kamu udah sering manggil kakak ke kakak kelas. Abang udah kamu pake juga. Koko? Emank aku baju koko? Cari yang lain!
Deby : Yeh apah, Gil? Aa'? Akang?
Gilang : Aa'? Apah jih? Ndak mau. Akang? Emang aku jualan pentol.
Deby : Duhhh la.. Udah Akang aja. Aku nggak pernah manggil pake Akang. Kalo nggak mau yaudah!
Gilang : Beh iya iya nggak apa-apa. Akang Gilang? Hmmm yeh nggak apa-apa.
Yah itulah cuplikan sejarahku menjadikan Gilang sebagai Akangku :D Dan aku pertama kali punya panggilan khusus dari Gilang, yaitu Neng. Neng Deby :D


Kalo makhluk yang satu ini emank jadi keluarga dari sebelum masuk X-E. Karena emank udah ada hubungan keluarga. Ya tapi ada sejarahnya juga sih Si Ardian Nur Hidayat, Ardi, menjadi keluarga kecilku di X-E. Semua itu berawal ketika aku ama Ardi duduk sebangku *Aifa menghilang*. Sejak saat itu, aku ama Ardi nggak pernah akur. Tengkar muuuullluuuu kerjaannya. Baekan kalo pas pelajaran Sejarah n Kimia. Udah itu tengkar lagi. Dia itu suka banget minum airku tanpa pamit, tiap hari nyuruh2 ke kantin, suka narik2 kerudung juga. Hingga sampailah saat pelajaran Matematika Bab Logika. Nggak tau kenapa hari itu aku nggak cepet2 ngerti, dan nggak tau kenapa si Ardi dengan baiknya ngajarin aku.
Deby : Di, ini gimana?
Ardi : Ini gini deb. gini. gini. gini. *menjelaskan*
Deby : Beh? Terus ini kok gini? Kok nggak gini.
Ardi : ini loh, jadi ini gini. awalnya dari sini. *jelasin lagi*
Deby : Terus kalo yg ini? Apa bedanya sama ini?
Ardi : Bedalah, jadi itu gini terus gini. Ngerti dah?
Deby : Oalah iya iya.. Makasih ya, Kacong!! Emank pinter kamu, cong!
Ardi : Kacong Ardi? Hahahah iya dong, siapa dulu! Kacong Ardi!! Hahahaha
Asal-usulnya sedikit aneh tapi ya gitu emang awalnya si Ardi aku panggil Kacong :D Kacong kan pasangannya ama Cebbhing, tapi si Ardi nggak mau manggil Cebbhing tapi Embeng. *jauh bener*


Dan yang terakhir adalah si sipit Yogie Sugih Irwanto. Awalnya aku ama Yogie ini nggak akrab-akrab banget. Deketnya biasa aja. Deketnya pas insiden cinlok yang menimpa Yogie. Saat itu Yogie lagi broken heart, kebetulan Yogie duduknya pindah ke depanku. Dia sering curhat tuh,aku pun cuma mendengarkan. pernah si Yogie di jewer kupingnya ama guru gara2 noleh ke belakang, bicara sama aku buat curhat. Disinilah awal mula Yogie jadi bagian keluarga kecilku.
Bu Guru : behhhh Yogie! Noleh ke belakang terus! Ngomong terus!
Yogie : Aduuhh iya maaf, Bu. *nyengirkuda*
Bu Guru : Deby ini lagi ikut-ikut!
Deby : Beh Ibu!! Iya maaf maaf, Bu. *nyengir kuda*
Bu Guru : Yogie pindah saja kesana!
Yogie : Iya iya, Bu. Mbak, aku pindah ya?
Deby : Ma' manggil Mbak kamu, Gi? Yaudah iya deh, Mas :D
Luki : Apa, Deb?
Deby : Aku ngomong sama Yogie, Mas. Hahahah
Yogie : Lebih tua kamu, Mbak. Kamu kelahiran 94 kan?
Deby : aku 95 tauk, Maret tapi. Kamu?
Yogie : Bener aku manggil kamu Mbak, aku 95 tapi Juli.
Deby : Beeehhhh hahahha adek Yogie :D
Yogie : Seeppphhh seeppphhh Mbak Deby dan Adek Yogie. Hahahah
Deby : Iyaaa hahahaha.
Bu Guru : Beh? Yogie? Kok masih ngomong lagi? Cepetan pindah!
Yogie+Deby : Hahahha iya,Bu. *nunduk*
Asal mula tercipta keluarga kecilku yang terakhir. Setelah Yogie jadi adekku, tidak ada lagi yang bergabung menjadi bagian dari keluarga kecilku.


Ya inilah cerita singkatku tentang empat cowok kece dari Ramierez yang menjadi keluargaku dan yang selalu menemani hari-hariku yang penuh liku di Ramierez Family :D
Love Ramierez Family Never End :D
Read More..